Kasus Covid-19 di AS Kembali Melonjak, Karyawan Starbucks Pilih Mogok Kerja

azhfar muhammad
Barista kedai kopi Starbucks di Buffalo, New York melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Amerika Serikat. (foto: AFP)

"Sepanjang pandemi kami telah memenuhi dan melampaui semua CDC dan pedoman ahli untuk keselamatan, dan kami telah mendukung mitra dengan pembayaran vaksin, hari sakit, dan pembayaran isolasi," ucap Borges.

Karyawan di toko tersebut memberikan suara pada 9 Desember untuk bergabung dengan serikat pekerja. Dewan Hubungan Perburuhan Nasional mengesahkan hasil pemilu seminggu kemudian.

Saat ini, karyawan Starbucks di masing-masing toko di enam kota lagi mencari pemilihan untuk memilih apakah akan berserikat atau tidak.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
15 jam lalu

Trump Tegaskan Belum Akan Serang Iran saat Ini

16 jam lalu

9 Fakta Pemilu AS: Rebutkan 435 Kursi DPR-35 Senat hingga Biaya Kampanye Fantastis

17 jam lalu

Trump Hentikan Bantuan Rp72 Triliun ke Israel Setiap Tahun: Mereka Sudah Tak Butuh!

18 jam lalu

Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal