Kementerian BUMN: Tak Ada Potensi Korupsi di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Suparjo Ramalan
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga tegaskan tak ada potensi korupsi di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga menegaskan tidak ada potensi korupsi atau penyelewengan dana dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Tercatat, pembengkakan biaya (cost overrun) proyek ini mencapai 3,8 miliar hinga 4,9 miliar dolar AS atau setara Rp54 triliun hingga Rp69 triliun.

Arya mengatakan, Kementerian BUMN sebagai pemegang saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), yang juga merupakan konsorsium Indonesia dalam struktur Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC), tidak mengakomodir tindakan melanggar hukum tersebut. 

"Enggak ada namanya kelebihan anggaran atau pun akibat ini. Kita jaga itu, tidak ada potensi-potensi apapun di sana, tidak ada potensi korupsi, potensi penyelewengan, tidak akan kita akomodir," kata Arya kepada wartawan, dikutip Senin (11/10/2021). 

Kementerian BUMN juga telah meminta agar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mempercepat audit anggaran KCJB. Audit BPKP akan selesai pada Desember 2021. Hasil penelusuran lembaga auditor internal negara pun menjadi penentu berapa besar dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikan megaproyek di sektor transportasi tersebut.

"Makanya, kami dari Kementerian BUMN sudah meminta audit dari BPKP, jadi audit dulu baru ditetapkan berapa sebenarnya angka yang dibutuhkan untuk menyelesaikan KCIC (Kereta Cepat Indonesia–China) ini," ujar dia. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
13 jam lalu

Rapat Bareng Komisi III DPR, Peradi Profesional Wanti-Wanti RUU Perampasan Aset Jangan Sampai Disalahgunakan

9 hari lalu

Daftar 13 Kejahatan yang Disasar RUU Perampasan Aset, Apa saja?

13 hari lalu

Kasus Korupsi di Kampus Terulang, Pemerintah Diminta Evaluasi Tata Kelola PTN 

16 hari lalu

Korupsi Sasar Perguruan Tinggi, KPK: Ancaman Serius Masa Depan Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal