Kinerja dan Infrastruktur Tiap IUP-OP
IUP-OP PT Arthaco Prima Energy (APE) saat ini memiliki cadangan batu bara sebesar 222 juta MT dengan nilai kalori GAR 3.100–3.300. APE didukung jalan hauling pit-to-port sepanjang sekitar 10 kilometer yang tidak bersinggungan dengan jalan umum, serta telah dilengkapi geotekstil dan perkerasan batu split secara menyeluruh. Saat ini tersedia dua jetty manual dengan kapasitas 10.000 MT per hari. Selain itu, perseroan akan segera memulai konstruksi Barge Loading Conveyor (BLC) empat feeder berkapasitas 40.000 MT per hari. Kapasitas pelabuhan eksisting mencapai 250.000 MT per bulan dan ditargetkan meningkat menjadi 1.200.000 MT per bulan. Operasional APE juga diperkuat oleh dukungan tongkang milik PT Karya Pacific Investama sebagai pemegang saham IATA, serta kerja sama dengan kontraktor PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) dengan nilai kontrak mencapai Rp5 triliun. Kegiatan penambangan telah memasuki tahap penggalian pertama pada awal Januari 2026.
Sementara itu, IUP-OP PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE) memiliki cadangan batu bara sebesar 25 juta MT dengan nilai GAR 3.151–3.344. IBPE didukung jalan hauling pit-to-port sepanjang sekitar 3,5 kilometer yang tidak bersinggungan dengan jalan umum. Untuk fasilitas pemuatan, IBPE menggunakan pelabuhan yang sama dengan IUP-OP PMC.
Adapun IUP-OP PT Putra Muba Coal (PMC) tercatat memiliki cadangan batu bara sebesar 54,8 juta MT dengan nilai GAR 2.700–3.547. PMC didukung jalan hauling pit-to-port sepanjang sekitar 17 kilometer yang tidak bersinggungan dengan jalan umum dan seluruhnya berada dalam kondisi all weather roads. Fasilitas pemuatan terdiri atas satu jetty BLC berkapasitas 10.000 MT per hari serta tiga jetty manual dengan total kapasitas 15.000 MT per hari. PMC juga memiliki kapasitas stockpile hingga 350.000 MT dan diperkuat oleh dukungan armada tug boat dan tongkang dari grup sendiri, yakni PT Karya Pacific Shipping, yang merupakan bagian dari pemegang saham IATA.
Dengan fondasi operasional yang semakin matang, infrastruktur yang memadai, serta kolaborasi strategis bersama kontraktor terkemuka, PT MNC Energy Investments Tbk optimistis dapat merealisasikan target produksi 2026 sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain pertambangan batu bara nasional yang tumbuh secara berkelanjutan.