Kisah Yammy Babeh, Keripik Singkong dari Desa Jajal Pasar Mancanegara (Bagian I)

Ahmad Islamy Jamil
Ade Soelistyowati (kanan) bersama sang suami, Sahroni Bachrun (kiri), dan produk kripik singkong Yammy Babeh hasil kreasi mereka. (Foto: Istimewa)

Setelah sembuh, Elis pun beralih profesi menjadi dosen di salah satu kampus swasta di Ibu Kota. Namun, pada 2012, ibu empat anak itu kembali terserang stroke untuk yang kedua kali. 

Sejak itu, Elis dan suaminya memutuskan untuk hijrah ke Sukabumi, Jawa Barat. Di sana, mereka tinggal di sebuah desa yang terletak di kaki Gunung Gede-Pangrango dan perkebunan teh Goalpara.

“Saya bersama keluarga pindah ke Sukabumi dalam rangka ikhtiar untuk kesembuhan penyakit saya,” ungkap Elis kepada iNews.id, Rabu (16/3/2022).

Menurut Elis, udara Sukabumi yang memang sejuk dan asri, membuatnya bersyukur sehingga bisa sembuh dari stroke. Namun, setelah mendapat serangan penyakit yang sama secara berulang, fungsi indra pendengar Elis menjadi menurun.

“Telinga kiri saya secara total tidak bisa lagi mendengar. Sementara telinga kanan  kurang lebih 20 persen masih bisa mendengar, dan sekarang saya menggunakan alat bantu dengar,” tutur perempuan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
16 jam lalu

Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus Rp414 Triliun, Lampaui Target

5 hari lalu

Dana Bergulir LPDB Koperasi Bantu KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang

5 hari lalu

UMKM Wajib Sertifikasi Halal Mulai 17 Oktober, Pemerintah Siapkan 1,35 Juta Sertifikat Gratis

7 hari lalu

BBM Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2027, Bahlil Ajak Pengusaha Tanam Singkong-Tebu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal