Kisah Yammy Babeh, Keripik Singkong dari Desa Jajal Pasar Mancanegara (Bagian I)

Ahmad Islamy Jamil
Ade Soelistyowati (kanan) bersama sang suami, Sahroni Bachrun (kiri), dan produk kripik singkong Yammy Babeh hasil kreasi mereka. (Foto: Istimewa)

Awal April 2016, dengan modal Rp50.000, Roni mulai membuka usaha baru. Dia membeli singkong, plastik untuk kemasan, minyak goreng, serta bumbu rasa keju dan jagung manis. Dari situ, dimulailah produksi keripik singkong “krispy” yang di kemudian hari dikenal sebagai Yammy Babeh.

Berbeda dengan keripik singkong pada umumnya, makanan hasil kreasi Roni sebenarnya adalah inovasi dari opak singkong (salah satu makanan tradisional khas Jawa Barat). Kendati demikian, keripik olahannya tersebut memiliki bentuk yang sangat tipis, dengan tekstur lebih renyah, enak, dan nikmat. 

Pada mulanya, Elis dan Roni menawarkan keripik singkong buatan mereka kepada para tetangga, kerabat, dan keluarga. Sementara anak-anak mereka juga ikut mempromosikan makanan tersebut kepada teman-teman di sekolah maupun kawan-kawan sepermainan. Pada saat itu, kemasan Yammy Babeh masih menggunakan plastik biasa dan dijual seharga Rp3.000 per bungkus.

Respons pasarnya ternyata di luar dugaan Elis. Yammy Babeh menjadi makanan yang digemari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, sampai lansia. Sebab, selain sebagai camilan, keripik tersebut juga bisa dijadikan penganan pendamping pengganti kerupuk pada saat makan. (Bersambung)

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Tak Hanya Minyak Goreng, Sawit Ternyata Bisa Diolah Jadi Cokelat hingga Bahan Batik

1 hari lalu

Pendaftaran Ditutup, Lebih dari 4.000 Pelaku Usaha Mendaftar Pertamina UMK Academy 2026

14 hari lalu

PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar Bunga Delapan Persen

2 hari lalu

Mentan Ubah Aturan, Buruh Tani Tanpa Lahan Bisa Minta Bantuan Alat Pertanian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal