JAKARTA, iNews.id - PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal II 2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,83 triliun atau turun 22,38 persen dibanding 30 Juni 2020 sebesar Rp11,37 triliun.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp107,39 triliun, naik 19,60 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp89,79 triliun, dengan laba per saham dasar Rp218.
Perbedaan pendapatan ASII di kuartal II 2021 dengan periode sebelumnya terjadi pada keuntungan penjualan investasi pada PT Bank Permata Tbk, dimana pada kuartal II 2020 perseroan mencatatkan keuntungan penjualan investasi sebesar Rp5,88 triliun.
Dengan demikian laba bersih ASII tanpa memperhitungkan keuntungan penjualan saham PT Bank Permata Tbk/BNLI, naik 61 persen menjadi Rp 8,83 triliun di semester I 2021, dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,49 triliun.
Presiden Direktur Astra International, Djony Bunarto Tjondro mengatakan, sebagian besar bisnis Astra International mengalami perbaikan pada kuartal II 2021, dibandingkan dengan periode yang sama pada Tahun 2020 ketika Astra menghadapi pembatasan-pembatasan bisnis yang signifikan terkait dengan penanggulangan pandemi Covid-19 pada kuartal II-2020.