Libur Lebaran Ditambah, Mendag Sebut Wajar Ada Pro dan Kontra

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai peluncuran Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 yang akan digelar pada Oktober mendatang. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perdagangan menilai penambahan libur lebaran sebanyak tiga hari oleh pemerintah memiliki sisi positif dan negatif. Hal tersebut juga dialami pada sektor perdagangan.

"Ya ada yang mengeluh ada yang senang. Kalau saya jadi yang punya hotel senang. Kalau setiap keputusan pasti memang ada yang suka dan tidak," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita setelah meluncurkan Trade Expo Indonesia 2018 di kantornya, Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Menurutnya, jika dari sisi perdagangan, permintaan ritel akan meningkat karena pada waktu tersebut masyarakat berbondong-bondong membeli sandang dan pangan untuk persiapan lebaran. Namun hal ini tentu harus didukung oleh penyaluran logistik yang lebih baik lagi.

Sementara itu, jika melihat sisi negatifnya beberapa industri memang akan terhambat produksinya karena karyawan yang libur. "Solusi negatif kalau libur kelamaan produksinya juga agak berkurang tapi sekarang diantisipasi oleh para pengusaha produknya harus distok, dipersiapkan," kata dia.

Mendag menegaskan bahwa pemerintah sudah mengumumkan tambahan libur lebaran ini sejak jauh hari. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi pelaku industri untuk tidak menyiapkan stok produksinya sebagai langkah mengantisipasi.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

50.342 Kendaraan Kembali ke Jakarta dari Tol Trans Jawa

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Libur Panjang, 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

57 tahun lalu

149.389 Kendaraan Padati Tol Trans Jawa Selama Libur Panjang, Ini Rinciannya

57 tahun lalu

31 Link Pengganti Rebahin dan Lk21 untuk Nikmati Film di Libur Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal