Korban diarahkan ke situs web yang palsu secara otomatis, sehingga pelaku mempunyai akses informasi pribadi yang korban sudah ungkapkan.
5. Sniffing
Modus ini dilakukan dengan meretas paket data guna mengumpulkan informasi secara ilegal melalui jaringan yang terdapat pada perangkat korban. Biasanya modus ini paling banyak terjadi ketika korban menggunakan wifi umum yang terdapat di publik. Untuk mendapat sebuah informasi, attacker akan membelokkan sebuah paket data pada komputer attacker.
Sniffing terbagi dalam dua kategori, sniffing aktif serta sniffing pasif. Sniffing aktif merupakan kegiatan yang bisa melakukan perubahan paket data dalam jaringan agar dapat melakukan sniffing. Sementara, sniffing pasif adalah kegiatan mencari informasi yang diinginkan oleh pelaku tanpa mengubah paket apa pun di dalam jaringan.
Informasi yang didapat dari sniffing adalah informasi email, kata sandi FTP, kata sandi telnet. Saat korban mengirimkan sebuah email kepada seorang teman yang berada di luar kota menggunakan jaringan wifi, hotspot, internet, dll, lalu pesan akan sampai pada teman korban, ketika itulah aktivitas sniffing berjalan.
Sniffing dapat dilakukan oleh administrator jaringan yang mengendalikan server ataupun seseorang yang paham dengan teknik sniffing.