Menkop Teten Tolak Usulan Kemendag soal Positive List Barang Impor di Bawah Rp1,5 Juta

Ikhsan Permana SP
Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki. (Foto: Dok. Kementerian Koperasi dan UKM)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menolak usulan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang akan memuat positive list atau barang-barang yang diperbolehkan untuk diimpor dengan harga di bawah 100 dolar AS atau sekitar Rp1,5 juta ke dalam revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 50 tahun 2020 Tentang Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Elektronik (PPMSE).

Menurutnya, penolakan terebut sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang akan mendorong hilirisasi di dalam negeri.

"Itu saya enggak setuju (positive list), ini sesuai arahan Pak Presiden karena kan sebenarnya kita ingin mendorong hilirisasi di dalam negeri. Karena itu kan belanja pemerintah kebijakan substitusi impor untuk belanja pemerintah juga udah diterapkan harus membeli produk dalam negeri," ucap Teten kepada wartawan di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Jakarta, Senin (14/8/2023).

Teten menambahkan, dibanding membuat positive list, menurutnya lebih baik mendorong para pelaku usaha dari luar negeri untuk membuat pabrik di Indonesia agar mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.

"Mereka harus bikinnya di dalam negeri, kita butuh lapangan kerja yang cukup besar, kita banyak angka pengangguran, jadi itu yang harus dipahami oleh seluruh para menteri, saya paham betul apa yang disampaikan Pak Presiden" katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Wajib Sertifikasi Halal Ditunda hingga 2028, Menteri UMKM Maman Ungkap Penyebabnya

3 hari lalu

Pemerintah Beri Karpet Merah untuk UMKM Dapat Legalitas Usaha, Begini Skemanya

3 hari lalu

UMKM Desa Susukan Siap Naik Kelas Lewat Pelatihan Pemasaran Digital dan Branding Produk

7 hari lalu

Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Tembus Rp414 Triliun, Lampaui Target

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal