Miris! Perusahaan Tambang Terbesar di Dunia Akui Bayar Rendah Pekerja Selama 13 Tahun

J Erna
Miris! Perusahaan tambang terbesar di dunia akui bayar rendah pekerja selama 13 tahun. Foto: Reuters

BHP, yang berkantor pusat di Melbourne merupakan penambang terbesar di dunia. Perusahaan memiliki sekitar 80.000 karyawan dan pekerja kontrak di lokasi termasuk tambang Escondida di Chili, yang merupakan tambang tembaga terbesar di dunia.

Selain sahamnya terdaftar di Australia, perusahaan tersebut merupakan bagian dari indeks FTSE 100 blue chip Inggris selama sekitar satu dekade.

Pada Januari 2022, perusahaan melepas sahamnya dari pasar London setelah mendapat tekanan dari beberapa investor untuk menyederhanakan struktur perusahaannya. Pendukung langkah tersebut berpendapat bahwa hal itu akan memudahkan BHP untuk mengumpulkan uang, melakukan kesepakatan, dan mengembalikan uang kepada pemegang saham.

Mengutip The Guardian, Menteri Hubungan Tempat Kerja Tony Burke mengatakan, pengungkapan tersebut menyoroti perlunya meningkatkan perlindungan bagi pekerja. 

"Baru minggu lalu, BHP mencoba meyakinkan kami bahwa praktik ketenagakerjaan mereka sempurna dan pemerintah tidak perlu menutup celah untuk melindungi upah. Ini jelas tidak benar," ujar Burke.

"Australia dapat berbuat lebih baik untuk memastikan pekerja dibayar dengan layak. Itu akan menjadi fokus undang-undang kami dalam beberapa bulan mendatang," tambahnya.

Sementara The Mining and Energy Union menyatakan bahwa BHP telah "merampok pekerja".

"Pengungkapan hari ini menunjukkan bahwa kita perlu terus menekan perusahaan besar seperti BHP untuk melakukan hal yang benar," ucap Sekretaris Jenderal The Mining and Energy Union Grahame Kelly.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
7 hari lalu

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan Status Guru PPPK Paruh Waktu

22 hari lalu

‎Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp16 Juta per Bulan: Kegedean

22 hari lalu

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicopot Sementara dari Status Jaksa, Masih Terima Gaji

27 hari lalu

Purbaya Tunggu Restu Prabowo untuk Tambah TKD ke 490 Pemda Demi Bayar Gaji ASN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal