OJK Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.949 Triliun, Perbankan Kuasai 82,62%

Anggie Ariesta
Ilustrasi pembiayaan UMKM tembus Rp1.949 triliun. (Foto: freepik)

JAKARTA, iNews.id - Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh sektor jasa keuangan mencapai Rp1.949 triliun hingga Juli 2026. Nilainya tumbuh 3,09 persen secara tahunan (year-on-year).

Kepala Eksekutif Pengawas PerbankanOJK Dian Ediana Rae mengatakan perbankan masih menjadi penyumbang terbesar pembiayaan UMKM nasional dengan pangsa 82,62 persen.

Sementara itu, sektor perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) mencatat pertumbuhan 9,92 persen dengan pangsa 17,3 persen.

Dian menilai akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas UMKM, memperluas kapasitas usaha, hingga mempercepat transformasi digital.

Namun, pengembangan UMKM tidak cukup hanya mengandalkan pembiayaan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola usaha, serta perluasan akses pasar juga diperlukan agar UMKM dapat berkembang lebih kuat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

UKM Naik Kelas, MNC University dan TDA Jakbar Bahas Strategi Pengembangan UMKM

1 hari lalu

5 Ide Bisnis UMKM Bisa Cuan Besar dari Olahan Pisang hingga Camilan Sehat

2 hari lalu

Produk Lokal Ingin Tembus Pasar Ekspor? Ini Syarat Wajib Dipenuhi

2 hari lalu

IHSG Anjlok 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Investor Asing Jual Saham Rp10,24 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal