OJK Sebut Gagal Bayar Anak Usaha Duniatex Tak Terkait Masalah Industri Tekstil

Isna Rifka Sri Rahayu
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso. (Foto: Okezone)

Dia yakin sebagai perusahaan, Duniatex bisa menanggulangi masalah yang menimpa anak usahanya. Sementara itu, perbankan juga pasti bersedia merestrukturisasi kreditnya agar rasio kredit bermasalah tidak membengkak.

Kasus ini terungkap saat S&P menurunkan rating obligasi anak usaha Duniatex lainnya, PT Delta Merlin Dunia Textile (DMDT) dari BB- menjadi CCC-. Penurunan tersebut disebabkan DMDT terancam gagal bayar obligasi senilai 13 juta dolar AS yang akan jatuh tempo pada September 2019.

Ancaman gagal bayar kupon DMDT ini berdasarkan kasus gagal bayar DDST atas utang perbankan yang mencapai 11 juta dolar AS. Duniatex Group sebagai induk usaha saat ini diketahui tengah mengalami kesulitan likuiditas akibat perang dagang AS-China.

Dalam laporannya, S&P membuka peluang kembali menurunkan rating DMDT menjadi selective default (SD) jika perusahaan itu benar-benar tidak mampu membayar kewajibannya membayar obligasi pada September mendatang.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Utang Pinjol Masyarakat Tembus Rp106 Triliun, OJK Catat Risiko Gagal Bayar Naik

2 hari lalu

Utang Pinjol Warga RI Menggunung hingga Rp106 Triliun, Kredit Macet Naik Jadi 5,36 Persen

3 hari lalu

OJK Nilai MNC Bank Tak Pernah Punya Reputasi Buruk 

3 hari lalu

Jumbo! OJK Blokir 39.923 Rekening Terindikasi Judol per September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal