Pasar Tanah Abang Sepi, Partai Perindo Minta Pemerintah Bantu dan Turun Tangan

Agung Bakti Sarasa
Partai Perindo menyampaikan, terdapat beberapa alasan yang menyebabkan sepinya pembeli di Pasar Tanah Abang. (Foto: Dok. MPI)

"Era ini memang sudah era digital, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau kita sedang ada dalam disrupsi digital. Disrupsi teknologi yang kalau penjual itu tidak mau berubah maka penjual akan mati," tuturnya.

Yerry pun mengibaratkan seperti dinosaurus. Meski dikenal sebagai hewan paling besar dan kuat, namun karena mereka tidak bisa beradaptasi dengan perubahan alam, maka pada akhirnya dinosaurus ini punah.

"Jadi kalau pedagang ini tidak mau beradaptasi dengan perubahan maka para pedagang di Tanah Abang dan di tempat-tempat lain itu akan seperti dinosaurus akan punah dengan sendirinya," ucapnya.

"Kalau tidak mau berubah jangan salahkan pemerintah kalau mereka makin kehilangan pelanggan," katanya.

Di sisi lain, tarif parkir Pasar Tanah Abang yang mahal juga menjadi pertimbangan sendiri bagi konsumen yang ingin berbelanja langsung ke lokasi tujuan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dapat Bantuan dari Anggota DPRD DKI Dina Masyusin, Warga: Alhamdulillah Rezeki sampai ke Tangan Saya

57 tahun lalu

Anggota DPRD DKI Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda ke Warga Rawa Buaya Jakbar

57 tahun lalu

Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif

57 tahun lalu

Hijrah dan Energi Baru Indonesia: Maju Babarengan, Aksi Nyata Hasil Karasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal