Pasar Tanah Abang Sepi, Partai Perindo Minta Pemerintah Bantu dan Turun Tangan

Agung Bakti Sarasa
Partai Perindo menyampaikan, terdapat beberapa alasan yang menyebabkan sepinya pembeli di Pasar Tanah Abang. (Foto: Dok. MPI)

"Biaya membayar parkir itu sudah bisa membeli 1-2 item lewat online," ujar Yerry.

Menurut Yerry, semua hal ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah sehingga bagaimana para pedagang di Pasar Tanah Abang ini bisa mengikuti perubahan zaman.

"Pemerintah dalam hal ini kepada Kementerian Koperasi dan UMKM itu harus banyak turun ke pasar-pasar tradisional dan berikan pelatihan bagaimana penggunaan media sosial dan media online supaya bisa hybrid, bisa memakai online juga untuk para pedagang itu supaya menghemat ongkos," katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyarankan agar para pedagang bisa berbenah diri dan mengikuti selera dari para konsumen.

"Jangan terbalik. Jangan selera penjual yang harus diikuti pembeli ya engga akan laku. Yang membutuhkan pembeli itu kan penjual, pedagang jadi jangan paksakan pembeli untuk mengikuti cara berpikirnya pedagang di Tanah Abang, itu akan cepat punah," ucapnya.

Terkait maraknya parkir liar dengan mematok harga sangat tinggi, Yerry yang juga Bacaleg DPR RI Dapil Sulawesi Utara ini pun meminta pemerintah untuk segera menindaklanjuti dengan cara melakukan pemetaan.

"Cobalah dibuat pemetaan pusat-pusat perbelanjaan apa saja yang kekurangan pelanggan tidak seperti dulu lagi lalu telusuri masalah sebenarnya ada itu dimana. Ternyata salah satu masalah yang sebenarnya ada di parkir liar dengan biaya parkir yang sangat tinggi, nah itu harus segera ditindaklanjuti," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
14 jam lalu

Dukung Penuh Sekolah Rakyat Papua, Dody Toisuta Minta Alokasi Rp1 Triliun Tepat Sasaran

21 jam lalu

Hadiri HUT ke-28 PAN, Perindo Dorong Sinergi Bantu Masyarakat

3 hari lalu

Partai Perindo: Wacana PT 5% Abaikan Putusan MK dan Proporsionalitas Pemilu

10 hari lalu

Sekjen Perindo Hadiri Perayaan HUT ke-25 Demokrat, Ajak Semua Parpol Bangun Iklim Politik Kondusif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal