Pedagang Tak Setuju Jual Rokok Eceran Dilarang: Kasian yang Punya Uang Pas

Jonathan Simanjuntak
ilustrasi penjualan rokok eceran mau dilarang (Freepik)

BEKASI, iNews.id - Pemerintah akan melarang penjualan rokok eceran. Merespons hal itu, salah satu pemilik warung Madura di Bekasi bernama Abil mengaku tidak setuju akan wacana tersebut.

Abil menilai ketentuan untuk mengecer rokok tidak semata-mata untuk mengambil keuntungan. Sebab, ia menjual rokok eceran demi kepentingan konsumennya karena tidak semua memiliki uang yang berlebih.

"Kasian yang punya uang pas cuma ingin beli satu dua batang rokok. emang ada rokok murah tetapi jarang diminati warga, mungkin rasanya enggak cocok," ujar Abil kepada wartawan, Rabu (7/8/2024).

Menurut Abil, mayoritas pembeli rokok eceran didominasi oleh sopir ojek online dan kuli bangunan. Dengan penghasilan harian yang terbatas, menjual rokok eceran termasuk memfasilitasi daya beli konsumennya.

"Beberapa kan enggak mampu membeli rokok bungkusan," tutur dia.

Sementara itu, terkait penjualan rokok di sekitar lingkungan sekolah menurutnya hanya berkaitan dengan kemauan penjual untuk menolak pembeli. Dirinya bahkan mengaku tidak pernah mempersilakan anak sekolah untuk membeli rokok di warungnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurunkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 tahun 2024. Beleid itu mengatur penjualan mengenai rokok di mana rokok dilarang untuk dijual secara eceran. Pedagang pun tidak boleh menjual rokok jika berada dalam radius 200 meter dari sekolah.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Viral! Pedagang Aksesoris Keliling Pamer Oleh-Oleh Sederhana untuk Mudik, Warganet Terharu Lihat Kebahagiaannya

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Singgung Masih Ada Pejabat yang Kinerjanya Mengecewakan

Nasional
16 hari lalu

Ustaz Khalid Basalamah Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Kritik Kebijakan: Lihat Sisi Positifnya

Nasional
16 hari lalu

Pemerintah Hormati Vonis Bebas Delpedro Cs, Yusril: Saya Minta Jaksa Tak Lagi Berteori

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal