Pemerintah Bebaskan Pajak Impor Mobil Listrik Utuh, Pengamat: Kontradiktif dengan Hilirisasi

Atikah Umiyani
Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia (Core Indonesia), Yusuf Rendy Manilet. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Rencana pemerintah untuk membebaskan pajakimpormobil listrik utuh atau Completely Built Up (CBU) dinilai kontradiktif dengan program hilirisasi yang digaungkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai wacana tersebut harus dikaji kembali agar dapat mengakomodir kepentingan pemerintah maupun investor.

"Saya kira perlu ada kebijakan jalan tengah yang bisa mengakomodir kepentingan kedua pihak baik dari sisi pemerintah maupun investor," kata Yusuf Rendy, kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (2/8/2023). 

Dia mengungkapkan,  kebijakan insentif pajak bisa saja tetap diberikan tetapi dalam kurun waktu tertentu. 

"Misalnya seperti 1 tahun dan setelah itu investor ataupun industri karena listrik mulai harus membuka perakitannya di Indonesia dan bersedia untuk mengikuti aturan TKDN dari pemerintah," ungkapbYusuf.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
10 hari lalu

Mobil Listrik Nevo QO5 Diproduksi Lokal, Distribusi Ditargetkan September 2026

11 hari lalu

Menguji Changan Nevo Q05 di Jalan Pekotaan Padat, Intip Fitur dan Teknologinya

13 hari lalu

Menjajal Mobil Listrik BAIC T1 Libas Jalanan Jakarta-Bandung PP, Begini Performanya

14 hari lalu

10 Mobil Terlaris di Indonesia Juli 2026, Kendaraan Listrik Bertengger di Peringkat Atas   

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal