Pengusaha Jamu Lebih Pilih Ekspor Bahan Mentah Dibanding Barang Jadi, Ini Alasannya

Iqbal Dwi Purnama
DPP GP Jamu dan Obat-obatan Tradisional Indonesia menyebut, saat ini banyak pelaku usaha lokal yang lebih memilih berjualan barang mentah ketimbang jadi. (Foto: Ilustrasi/Istimewa).

Permintaan di pasar internasional cukup menjanjikan. Namun, para pelaku usaha di dalam Negeri ini masih terbentur oleh regulasi sehingga sulit untuk berkembang.

"Badan POM hanya mengawasi, Kementerian Lertanian dan lain sebagainya itu terpisah (tugasnya) ketika ingin merangkul semua, dan mau mencapai target yang di inginkan itu harus ada yang fokus," kata dia.

"Kita tahu Kementerian itu sebentar sebentar ganti pejabat, jadi kalau ganti pejabat lagi belum tentu melanjutkan dengan cepat atau justru memulai ulang lagi dari awal. Saya berharap ada satu lembaga itu yang fokus menangani jamu dari hulu ke hilir," tuturnya.

Menurutnya, saat ini para pelaku di industri jamu sendiri beberapa sudah mengikuti regulasi yang dibentuk oleh Pemerintah. Misalnya, sertifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kemudian sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) atau MUI dengan logo berwarna Hijau. Perizinan berbeda juga ada dari Kementerian Kesehatan yang waiib di ikuti oleh pelaku usaha.

"Tapi semua itu terpisah, terputus-putus, tapi karena ini regulasi, tetap kita ikuti, walaupun dengan kondisi yang tidak mudah, karena bahan baku kita sebetulnya bagus dan banyak diminiati pihak luar," ucapnya.

Sehingga, menurutnya masalah yang dihadapi oleh para pelaku industri di dalam negeri itu sebetulnya datang dari pembuat regulasi itu sendiri. Pemerintah masih kurang memberikan sosialisasi dan pendampingan bagi para pelaku usaha ketika membuat suatu kebijakan.

"Pemerintah belum bisa membantu kendala yang dihadapi industri jamu saat tidak bisa memenuhi aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah, jadi kalau diharapkan Presiden dengan jumlah industri bertambah, tapi kalau terbentuk regulasi itu berat," ujar Dwi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waka Komisi VII DPR Ingatkan Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Mesin Hilirisasi: Bukan Ubah Jalur Penjualan Komoditas

57 tahun lalu

Ekspor CPO dan Produk Turunan Sawit Diatur Lewat DSI, Berikut Rinciannya

57 tahun lalu

Kemendag Terbitkan 3 Aturan Pelaksanaan Ekspor Komoditas SDA Lewat DSI

57 tahun lalu

Tak Bisa Asal Kirim, Ekspor Batu Bara Kini Harus Lolos Verifikasi Surveyor yang Ditunjuk Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal