Penurunan Harga Gas Industri Diminta Dikaji karena Bebani Negara

Ranto Rajagukguk
Penurunan harga gas untuk sektor industri perlu dikaji ulang. (Foto: Antara)

Sebab itu harus dicarikan solusi yang lebih kreatif, agar di satu sisi dapat membantu industri bertahan. Namun, di lain sisi tidak mengganggu keuangan negara yang sudah terbebani dengan adanya pandemi Covid-19. 

.Selain itu investasi migas baik hulu dan hilir juga perlu dijaga, jangan sampai penerapan perpres menghambat pengembangan infrastruktur gas.

"Ingat, sampai 2025 sesuai perencanaan pemerintah, Indonesia itu butuh bangun infrastruktur gas sepanjang lebih dari 17.000 km dengan biaya sebesar Rp277 triliun. Masih dipegang tidak komitmen tersebut oleh ESDM kalo perencanaan industri migas dihajar babak belur dengan kebijakan yang tidak komprehensif seperti ini," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
6 hari lalu

ESDM Ungkap Biang Kerok Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah Daerah

19 hari lalu

Bahlil Siapkan Peta Jalan BBM Campur Etanol, E20 Ditargetkan Mulai 2028

1 bulan lalu

Timur Tengah Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Nyaris Tembus 100 Dolar AS per Barel

1 bulan lalu

Wamen ESDM Ungkap Subsidi Energi RI Bisa Bengkak hingga Rp700 Triliun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal