Persaingan Makin Ketat, RI Akan Tingkatkan Ekspor Batik ke New York hingga Paris

Anggie Ariesta
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, RI akan tingkatkan ekspor batik ke New York hingga Paris karena persaingan ekspor makin ketat. (Foto: Kemenperin)

“Dengan semakin populernya batik di dunia, persaingan global termasuk gempuran produk impor. Ini merupakan tantangan yang dihadapi oleh industri batik Nasional, namun harus bisa kita hadapi bersama,” tuturnya.

Kementerian Perindustrian mencatat ekspor batik Indonesia pada tahun lalu sebesar 532,7 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp7,5 triliun. Adapun jumlah pengusaha produksi kerajinan Indonesia lebih dari 700.000 usaha dan menyerap tenaga kerja lebih dari 1,5 juta orang. Dengan potensi besar tersebut, industri batik masuk sebagai salah satu subsektor prioritas dalam implementasi peta jalan integrasi Making Indonesia 4.0.

Industri batik mendapat pengembangan karena dinilai mempunyai daya ungkit besar dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, produk batik menjadi salah satu penyebab tumbuhnya sektor tekstil dan pakaian jadi di Indonesia. Industri kerajinan dan batik juga merupakan salah satu sektor yang banyak membuka lapangan kerja dan merupakan sektor yang didominasi oleh industri kecil dan menengah (IKM).

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Batik Makin Mudah Dibajak di Era Digital, Motif Perlu Dilindungi HKI

4 hari lalu

Takut Didemo, Netanyahu Persingkat Kunjungan dan Batal Bermalam di New York

4 hari lalu

Takut Diusir Wali Kota Mamdani, Pesawat Netanyahu Tak Mendarat di Bandara JFK New York

5 hari lalu

Beda Partai, Trump Malah Puji Zohran Mamdani Usai Bertemu di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal