Perusahaan Roket Milik Konglomerat Inggris PHK 85 Persen Karyawan

J Erna
Virgin Orbit, perusahaan roket milik konglomerat Inggris PHK 85 persen karyawan. Foto: Reuters

Virgin Orbit go public pada 2021 melalui kesepakatan cek kosong, yang mengumpulkan 255 juta dolar AS lebih sedikit dari yang diharapkan. Selain kegagalan baru-baru ini untuk mengumpulkan dana, kegagalan peluncuran roket pada Januari lalu meningkatkan tekanan pada perusahaan.

Reuters melaporkan minggu lalu bahwa Matthew Brown yang berbasis di Texas telah melakukan pembicaraan untuk menginvestasikan 200 juta dolar AS di perusahaan tersebut. Namun kata dua orang yang mengetahui diskusi tersebut, tidak dicapai kesepakatan.

Menurut pengajuan sekuritas, Virgin Group sejak November 2023 telah menyediakan 50 juta dolar AS dalam bentuk pembiayaan kepada perusahaan peluncuran satelit dengan utang yang dijamin dengan peralatan dan aset lainnya jika terjadi kebangkrutan.

Adapun Virgin Orbit telah merumahkan hampir semua karyawannya sebanyak 750 orang pada 15 Maret 2023 dalam apa yang disebut jeda operasional. Sementara perusahaan mencari bantuan keuangan yang memungkinkannya untuk fokus pada peningkatan desain roket.

Sejumlah karyawan kembali bekerja pada 23 Maret untuk fokus pada pekerjaan mesin roket. Perusahaan memperkirakan PHK akan selesai secara substansial pada 3 April 2023.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ethel Caterham, Orang Tertua di Dunia Rayakan Ulang Tahun ke-117

3 hari lalu

Pangeran Harry-Meghan Bakal Pulang ke Inggris, Ini Komentar Raja Charles

3 hari lalu

Kaget! Pangeran Harry dan Meghan Putuskan Tinggal di Inggris Lagi

10 hari lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal