Profesi dan gaji UI/UX designer di Indonesia. Foto: Ilustrasi/Pixabay
Rina Anggraeni

JAKARTA, iNews.id - Profesi dan gaji UI/UX designer di Indonesia makin diminati anak muda sejalan dengan perkembangan digital. Jika Anda memiliki latar belakang desain, minat pada produk digital, dan keinginan untuk bekerja di bidang teknologi, maka menjadi User Interface (UI) atau User Experience (UX) designer mungkin pekerjaan yang cocok untuk Anda. 

Lalu seperti apa profesi dan gaji UI/UX designer di Indonesia?

Sebelumnya, Anda perlu mengetahui apa itu UI dan UX design. Mengutip Media Bistro, UX dan UI design adalah dua elemen berbeda dari satu pengalaman konsumen. UX mengacu pada pengalaman pengguna, yang berfokus pada bagaimana sesuatu bekerja dan bagaimana orang berinteraksi dengannya. Sementara UI berfokus pada tampilan dan tata letak.

UI design tidak bisa dipisahkan dengan UX design. Direktur Seni dan UX/UI Designer di Modop Matthew Cogswell mengatakan, jika diibaratkan UX sebagai cara mobil mengemudi, menggeser persneling atau melindungi Anda dalam kecelakaan maka UI sebagai warna dan desain mobil tersebut. 

UX designer memastikan produk masuk akal bagi pengguna dengan membuat jalur yang mengalir secara logis dari satu langkah ke langkah berikutnya. UI designer memastikan setiap halaman mengomunikasikan jalur itu secara visual.

Keterampilan apa yang Anda butuhkan untuk menjadi UI/UX designer?

“Seorang UX designer perlu mengetahui cara mengeksekusi, memfasilitasi, dan menganalisis penelitian dan data, sedangkan UI designer perlu mengetahui komposisi dan desain grafis serta memiliki kemampuan untuk palet, tipografi, dan branding untuk membuat interface (antarmuka) bersinar dan memiliki identitasnya sendiri,” kata arsitek UX/UI Designer di iCiDIGITAL di Chicago, Devin Harold.

Kemampuan untuk memecahkan masalah serta berempati dengan pengguna untuk memahami apa yang dia butuhkan juga penting. 

“UX designer biasa-biasa saja akan memikirkan bagaimana pengguna bertindak. UX designer yang memadai akan fokus pada cara berpikir pengguna. Tetapi seorang UX designer yang benar-benar hebat akan fokus pada bagaimana perasaan pengguna,” ujar Cogswell.

Keterampilan komunikasi dan kolaborasi juga sangat penting, kata Eric Guess, seorang desainer UX dengan iCiDIGITAL di Raleigh, North Carolina. Anda harus bisa menceritakan sebuah cerita atau melukiskan gambaran yang membantu pemangku kepentingan memahami pekerjaan yang sedang dilakukan. Desainer harus berpengalaman dalam arsitektur informasi dan mampu mengatur informasi sehingga mudah dimengerti.

Dikutip dari Omnes Group, berikut ini peran UI designer dan UX designer:

UI Designer

UI dan UX designer  mempertimbangkan dan merencanakan struktur proyek. UI designer membuat tata letak fidelitas tinggi dengan panduan responsif dengan mengikuti identitas visual, panduan gaya, dan paket UI. Setelah selesai, mereka menentukan animasi dan transisi.

UI designer membuat panduan gaya dan referensi yang komprehensif untuk membantu pengembang memahami skema. UI designer berkolaborasi erat dengan pengembang. Mereka menguji produk dan berusaha memberikan umpan balik yang tepat tentangnya.

Adapun tanggung jawab utama UI designer, yakni:

  • Memenuhi tujuan dan memberikan desain yang dipersonalisasi dan menarik termasuk menjaga branding dan pengembangan grafis, Panduan Pengguna/Alur Cerita, Riset Desain, Analisis Pelanggan
  • Responsif dan interaktivitas: Kepatuhan pada setiap perangkat dan kompatibilitas dengan berbagai ukuran layar, interaktivitas, dan animasi
  • Implementasi dengan pengembang
  • Prototipe UI

UX Designer

UX designer berfokus pada membangun struktur, aliran, dan fungsionalitas produk. Terutama, mereka bekerja sama dengan pemasar, spesialis Business Analyst, dan tim produk, yang membantu mereka sepenuhnya mengenali permintaan pengguna.

Adapun tanggung jawab utama UX designer, yakni:

  • Analisis Pengguna
  • Analisis pesaing
  • Struktur Produk dan menciptakan strategi yang memadai
  • Pembuatan prototipe
  • Pengujian/Iterasi
  • Perencanaan
  • Wireframing (tata letak konten dan fungsionalitas)
  • Analisis dan Eksekusi menyiratkan kerja sama dan komunikasi dengan tim Pengembangan, kolaborasi dengan Desainer UI, analisis dan iterasi, pelacakan sasaran, dan integrasi.

Jika sudah mengetahui profesi UI/UX designer, lalu berapa gajinya di Indonesia? Biasanya, UI/UX designer di Indonesia digaji antara Rp8,8 juta hingga Rp16 juta. Jika perusahaan memberikan bonus, maka profesi ini bisa mengantongi puluhan juta rupiah. 

Itulah profesi dan gaji UI/UX designer di Indonesia. 


Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT