PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) Fokus pada Perkembangan Digital

MNC Media
MNC Asia Holding semakin meningkatkan kapabilitas digital. Terlihat dari Laporan Keuangan Juni 2022, Perseroan mencatat kenaikan pendapatan bersih 51,0 persen. (Foto: MNC Media)

Saham BHIT ditutup pada harga Rp71 per saham (1 September 2022) dengan market cap Rp6,1 triliun dan rasio PBV (Price Book Value) sebesar 0,33x. Mengingat Perseroan mempunyai kepemilikan tidak langsung sebesar 85,8 persen pada MSIN, dimana market cap MSIN tercatat senilai Rp64,4 triliun, harga saham BHIT masih tergolong undervalue dan memiliki potensi kenaikan yang besar.

Ditambah, setelah penambahan modal Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) yang direncanakan rampung pada September 2022, BHIT akan mempunyai kepemilikan maksimal 56,97 persen di IATA. Hal ini akan membawa sentimen positif terhadap harga saham Perseroan.

Investasi Digital Perseroan

Anak perusahaan Perseroan di sektor media dan jasa keuangan, yaitu PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), gencar merealisasikan komitmennya dalam mengembangkan platform digital untuk mengakomodasi permintaan layanan online yang terus meningkat. Perseroan dan anak perusahaannya menghasilkan peningkatan pendapatan yang signifikan dari layanan digital seperti yang terlihat dalam beberapa kuartal terakhir.

MSIN baru-baru ini mengumumkan pertumbuhan pendapatan hampir dua kali lipat untuk hasil H1-2022, sebagian besar didorong oleh kinerja yang solid dalam konten dan iklan digital. MSIN terus memantapkan pijakan sebagai perusahaan media digital paling dominan di Indonesia, secara konsisten memproduksi program dengan peringkat teratas dan paling banyak ditonton di berbagai genre, serta mengembangkan digital superapp, RCTI+ dan Vision+, yang secara kolektif telah melampaui 110 juta pengguna aktif. 

Ditambah dengan peluncuran dari dua mobile game baru yang dikembangkan secara profesional pada H2-2022, MSIN percaya bahwa game tersebut akan dapat menarik pemain baru dan meningkatkan pendapatan dari penyelenggaraan dan streaming kompetisi profesional serta mikrotransaksi dalam game.

Di sisi lain, BCAP juga mengalami peningkatan pendapatan digital yang signifikan. Hal ini bisa diatribusi dari posisi BCAP yang gencar dalam mencari kemitraan strategis dengan berbagai merek ternama, serta membuat investasi yang signifikan untuk mendigitalisasi layanan anak perusahaannya dalam bentuk aplikasi, untuk membantu menjangkau dan melayani pengguna di daerah-daerah terpencil dan kurang terjangkau di Indonesia. Aplikasi digital andalannya, MotionBanking terus menarik pengguna baru, dan baru-baru ini BCAP juga meluncurkan aplikasi pembiayaan digital, MotionCredit.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 hari lalu

Pendapatan LPGI Naik 33,9 Persen di Semester I 2026, Laba Tembus Rp130,5 Miliar

31 hari lalu

Gugatan CMNP Banyak yang Rontok, MNC Asia Happy dan Perjuangkan Kebenaran Lewat Kasasi

1 bulan lalu

Prabowo Dapat Laporan Pendapatan Danantara Naik 400 Persen: Signifikan dalam Satu Tahun Bekerja

1 bulan lalu

Catat Pertumbuhan Kinerja Positif dan Signifikan di Kuartal II 2026: MNC Bank Tetap Kuat, Aman dan Tepercaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal