Putin Larang Investor Barat Jual Saham di Perbankan dan Proyek Energi Utama Hingga Akhir 2022

Jeanny Aipassa
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Shell dikabarkan sedang mencari opsi untuk menarik diri dari proyek sementara pemerintah Jepang menegaskan kembali keinginannya agar perusahaan Jepang mempertahankan saham mereka di sana.

UniCredit Italia (CRDI.MI) dan Intesa (ISP.MI), grup AS Citi dan Raiffeisen Austria (RBIV.VI) terus mencari opsi untuk keluar dari Rusia, sementara yang lain seperti Societe Generale (SOGN.PA), (ROSB. MM) dan HSBC telah menemukan jalan keluar. 

Citigroup menolak berkomentar, tetapi dikabarkan sedang dalam pengajuan akan terus mengurangi operasi dan eksposur ke Rusia. Citigroup telah berhenti meminta bisnis baru atau klien baru di Rusia. 

Citigroup mengungkapkan sekitar 8,4 miliar dolar AS dalam eksposur Rusia pada 30 Juni 2022. Eksposur meningkat karena kenaikan nilai rubel. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
10 jam lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

15 jam lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

19 jam lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

1 hari lalu

Bahlil Pastikan Perusahaan Raksasa Rusia bakal Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal