Raja Charles III Coret Cadbury dari Daftar Pemasok Cokelat Kerajaan Inggris setelah 170 Tahun

Aditya Pratama
Raja Charles III. (Foto: AP)

Raksasa cokelat Cadbury merayakan ulang tahunnya yang ke-200 pada awal tahun ini, setelah pendirinya John Cadbury membuka toko kelontong yang menjual kakao dan minuman cokelat di Birmingham pada 4 Maret 1824.

Merek tersebut berkembang saat putra-putranya mengambil alih bisnis tersebut, dan akhirnya mampu membangun pabrik Bournville yang menjadi produsen kakao terbesar di dunia.

Perusahaan makanan AS Kraft kemudian mengambil alih merek tersebut dalam akuisisi yang kontroversial pada tahun 2010. Cadbury kemudian menjadi bagian dari divisi Mondelez pada tahun 2012.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Targetkan Setoran Dividen BUMN Tembus Rp200 triliun Tahun Ini

2 hari lalu

Prabowo Soroti Kinerja BUMN, Jumlah Terlalu Gemuk hingga Manipulasi Laporan Keuangan 

10 hari lalu

Danantara Siapkan Pelindo hingga Pupuk Indonesia Melantai di Bursa, Begini Tahapannya

11 hari lalu

Baru 7 Emiten Melantai di Bursa hingga Juli 2026, OJK Persilakan BEI Revisi Target IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal