Rusia Tingkatkan Dana Cadangan Sebesar Rp50 Triliun untuk Pengeluaran Darurat

Aditya Pratama
Pemerintah Rusia menyampaikan telah meningkatkan dana cadangan yang digunakan untuk pengeluaran darurat sebesar Rp50,58 triliun. (Foto: Reuters)

Adapun dana cadangan pemerintah merupakan bantalan kas yang akan digunakan untuk pengeluaran tak terduga yang tidak diproyeksikan dalam APBN. Tahun lalu, dana tersebut digunakan untuk pembayaran sosial satu kali dan untuk memerangi pandemi.

Pemerintah mengatakan, sumber utama peningkatan dana cadangan adalah 271,6 miliar rubel pendapatan energi tambahan yang diterima pada kuartal pertama, karena harga minyak dan gas naik sebagai tanggapan terhadap pemulihan dari dampak COVID-19 dan konflik Rusia-Ukraina yang meningkat. 

Seperti diketahui, Rusia memasok sekitar 40 persen dari konsumsi gas alam Uni Eropa, yang dinilai Badan Energi Internasional lebih dari 400 juta dolar AS per hari. Uni Eropa mendapat sepertiga dari impor minyaknya dari Rusia atau sekitar 700 juta dolar AS per hari. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Purbaya Pastikan Belum Rombak APBN usai Harga Minyak Naik: Kita Masih Aman, Masih Kuat

Internasional
20 jam lalu

Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian

Nasional
20 jam lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Internasional
21 jam lalu

Putin Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Sebut Pemimpin Iran Pemberani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal