Saham Google Melesat 8 Persen, Didorong Kenaikan Penjualan Iklan 

Aditya Pratama
Saham Alphabet Inc (GOOGL), perusahaan induk Google mengalami kenaikan signifikan 8 persen. Kenaikan didorong penjualan iklan yang turut melesat. (foto: Istimewa)

CEO Alphabet Sundar Pichai berkomentar terkait pendapatan berbagai tagihan yang diusulkan sedang dipertimbangkan di Kongres yang bertujuan untuk menindak kekuatan dominan perusahaan Big Tech. Salah satu Rancangan Undang-Undang (RUU) tersebut, disetujui Komite Kehakiman Senat bulan lalu, akan melarang perusahaan teknologi besar untuk memilih produk atau layanan mereka sendiri di platform mereka. 

Jika disahkan, Undang-Undang tersebut dapat melarang Google untuk mencantumkan hasil dari Google Maps di bagian atas halaman pencariannya.

"Kami terbuka untuk peraturan yang masuk akal dan diperbarui. Penting bahwa teknologi bermanfaat bagi masyarakat," kata Pichai. 

"Pada beberapa proposal saat ini, ada area di mana kami benar-benar khawatir bahwa mereka dapat merusak berbagai layanan populer yang kami tawarkan kepada pengguna kami, semua pekerjaan yang kami lakukan untuk membuat produk kami aman, pribadi, aman dan, dalam beberapa kasus, dapat merusak daya saing Amerika dengan hanya merugikan perusahaan AS," sambungnya.

Selain itu, perusahaan juga mengumumkan stock split saham 20:1 yang akan dilaksanakan 15 Juli 2022. Langkah tersebut akan membuat saham lebih terjangkau dan dapat meningkatkan likuiditas bagi Google. Saat ini, rencana aksi korporasi tersebut sedang menunggu persetujuan pemegang saham.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 jam lalu

Purbaya Bocorkan Rencana China Perpanjang Jalur Whoosh hingga Jatim

12 jam lalu

Pemerintah Ambil Alih 60% Saham Whoosh, Purbaya Ungkap Alasannya

14 jam lalu

BNI Cetak Laba Bersih Rp10,8 Triliun di Semester I 2026

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Sentuh Rp516 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal