Sekjen PBB Akan Bahas Perubahan Iklim dan Krisis Pangan pada KTT G20 Bali

Yulistyo Pratomo
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres di Media Center KTT G20, Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022). (Foto: Yulistyo Pratomo/MPI)

"Saya akan kirimkan pesan darurat, negara-negara berkembang yang tidak mendapat akses untuk mengatasi kemiskinan dan kelaparan. Melalui SDG's kita bisa memberikan negara-negara berkembang untuk mendapatkan likuidasi dan pengampunan utang, kesetaraan gender dan kesehatan pada masyarakat mereka untuk mencapai pembangunan 2030," tuturnya.

Selain itu, Guterres juga ingin meminta kepastian dan komitmen dari para delegasi G20 agar hambatan-hambatan pangan dapat dikurangi. Salah satunya kebutuhan pupuk dari Rusia yang saat ini terhambat akibat meningkatnya ketegangan di Eropa Timur.

"Pesan saya, pangan perlu tindakan bersama agar tidak ada kelaparan di dunia, memastikan bahan makanan dan pupuk Rusia bisa masuk pasar global, membantu untuk menstabilkan harga pangan turun, selamatkan nyawa dari kemiskinan dan kelaparan, krisis pangan dunia yang harganya naik 20 persen, dan kita perlu ada arus mudah untuk pangan, kami akan mendesak negara-negara Barat untuk mengatasi hambatan ini," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kementan Siapkan 56.000 Pompa Air, Antisipasi Kekeringan Nasional

10 hari lalu

6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan

12 hari lalu

Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres

14 hari lalu

Prabowo Tugaskan BRIN Cari Sumber Air Baru untuk Antisipasi Perubahan Iklim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal