Sektor Infrastruktur Industri RI Jadi Magnet Investor, Saham Energi Melesat

Tim iNews.id
Ilustrasi saham energi melejit saat sektor industri di Tanah Air tengah menjadi magnet para investor global. (Foto: Freepik)

“Sektor ini krusial untuk menopang kegiatan produktif. Kehadiran emiten dengan ekosistem terintegrasi akan meningkatkan daya tarik investasi,” ujarnya.

Ahmad menjelaskan, ke prospek sektor infrastruktur industri masih terbuka lebar. Tantangan seperti ketersediaan lahan, biaya logistik, hingga ketidakpastian regulasi perlu diatasi melalui sinergi pemerintah dan swasta. 

Dengan dukungan tersebut, Indonesia berpeluang mempersempit jarak dengan negara tetangga sekaligus menjadikan emiten-infrastruktur, termasuk CDIA, Telkomsel, IPCC, dan Jasa Marga, sebagai motor penggerak investasi jangka panjang.

Mereka pun sepakat bahwa peluang sektor infrastruktur dan manufaktur di Indonesia masih terbuka lebar. Pemerintah perlu memastikan ekosistem yang lengkap, mulai dari infrastruktur dasar, konektivitas, hingga regulasi ramah investasi agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pusat produksi berdaya saing tinggi di ASEAN.

“Peluang investasi di infrastruktur industri masih terbuka lebar. Tantangan ada, tapi dengan dukungan regulasi dan kolaborasi swasta, prospek jangka panjang tetap positif,” ujar Ahmad Heri.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nagita Slavina Bongkar Alasan RANS Melantai di Bursa, Bukan Sekadar Cari Modal!

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 326 Saham Menguat

57 tahun lalu

BEI Segera Evaluasi Kepatuhan Aturan Free Float, 327 Emiten Masih di Bawah 15 Persen

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 5.912, PRDL-JELI Pimpin Top Gainers

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal