Selama Pandemi Covid-19, Banyak Karyawan Kena PHK Alih Profesi Jadi ART

Rina Anggraeni
Ilustrasi maimaid.id (Foto: Istimewa)

Rio menjelaskan, maimaid.id merektrut ART dengan berbagai kriteria dan prasyarat. Dengan demikian, jika tidak memenuhi syarat maka tidak bisa dijadikan sebagai ART. 

"Kita ini bukan yayasan kita ini penyalur jasa layanan ART secara online, jadinya kita punya syarat dan kentetuan dalam merekrut tenaga kerja," ungkap Rio.

Dia mengungkapkan, permintaan tenaga ART terus meningkat selama masa pandemi. Bahkan saat Idul Fitri terjadi lonjakan permintaan karena banyak masyarakat yang ingin mendapat ART. 

Sebagai informasi, maimaid.id merupakan aplikasi penyedia layanan ART online pertama di Indonesia. Aplikasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan konsumen atas sulitnya mencari ART yang profesional dan terpercaya.

Berbasis aplikasi online, maimaid.id menyediakan layanan pekerja untuk membantu kegiatan rumah tangga, seperti ART, baby sitter, driver, dan butler (Kepala Pelayan) yang profesional, handal dan terpercaya.

"Idul fitri kemarin kita mengalami lonjakan permintaan, bisa mencapai 80 persen," ujar Rio.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Usai Dimediasi Polri-Kemnaker, 134 Buruh yang di-PHK PT Amos Dapat Pesangon Rp12,7 Miliar

2 hari lalu

1.500 Buruh Garmen di Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Minta Satgas Turun Tangan

5 hari lalu

PHK Januari-Juni 2026 Tembus 32.389 Buruh, Terbanyak Ada di Jabar

8 hari lalu

Erin Wartia Absen di Sidang Perdana, Mediasi Gugatan Rp1 Miliar dengan ART Digelar Akhir Juli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal