Produksi Surplus Hingga 200.000 Ton, Ini Penyebab Harga Telur Anjlok

Oktiani Endarwati
Ilustrasi telur ayam. (Foto: AFP)

"Per 6 Oktober 2021, rata-rata nasional harga telur ayam ras di tingkat peternak sebesar Rp16.940 per kg," ungkap Supriadi.

Menurut dia, surplus telur ayam ras ini harus mampu diolah menjadi produk olahan telur yang selama ini masih diimpor untuk industri makanan. Saat ini sebagian besar produk olahan telur diimpor dari luar negeri berupa tepung telur dan telur cair beku (frozen liquid egg).

Produk olahan telur yang paling banyak diimpor adalah tepung telur dengan asal negara didominasi oleh India dan Ukraina.

"Biasanya digunakan untuk industri roti, biskuit, mie, mayonaise, dan yang pasti tujuan dari produk olahan telur ini untuk meningkatkan lama simpan dan mempermudah penggunaan dan efisiensi," tutur Supriadi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Nasional
1 bulan lalu

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Ayam Senilai Rp18,2 Miliar ke 3 Negara

Internasional
2 bulan lalu

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara termasuk Indonesia

Megapolitan
2 bulan lalu

Harga Bahan Pokok Melonjak saat Ramadan, Omzet Pedagang Anjlok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal