Terkuak! Ternyata Ini Biang Kerok Harga Beras Tinggi

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi harga beras mahal ternyata gegara hal ini. (Foto: Atikah)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Perpadi (Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia) Billy Harianto menjelaskan saat ini harga beras di tengah masyarakat dijual tinggi. Hal ini dipengaruhi ongkos produksi beras yang naik.

Menurutnya saat ini harga gabah sudah mencapai Rp6.500 per kg. Jika harga gabah demikian maka harga beras yang tangan pedagang eceran dua kali lipat dari harga gabah tersebut, atau sekitar Rp13.000 per kg. 

Billy mengungkapkan harga gabah yang mahal juga disebabkan oleh harga pupuk yang saat ini juga turut mengalami kenaikan. Di samping itu, ketersedian air yang berkurang akibat musim kemarau juga pengaruhi produktivitas pertanian.

Berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akibat El Nino ini volume tampungan bendungan di Pulau Jawa berkurang sekitar 19 persen, yaitu sebesar 981,5 juta meter kubik air. 

Salah satu dampak yang paling mengkhawatirkan dari penurunan volume air ini adalah berkurangnya pasokan air untuk irigasi, yang pada gilirannya akan mengurangi luas lahan yang dapat diairi pada musim tanam. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Zulhas Ungkap Biaya Produksi Beras Indonesia 3 Kali Lipat dari Thailand dan Vietnam

2 hari lalu

BPS: Produksi Beras Januari-April 2026 Tumbuh, Luas Panen dan Produksi Padi Ikut Naik

4 hari lalu

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

5 hari lalu

BPS Ungkap Harga Beras di Agustus 2026 Makin Mahal, Melonjak 10,07 Persen!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal