The Fed Dikabarkan Bakal Rem Suku Bunga di Akhir Tahun, Wall Street Ditutup Menguat

Anggie Ariesta
Ilustrasi Bursa Wall Street. (Foto: Reuters)

Volume di bursa AS adalah 12,15 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 11,57 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Pada pekan depan, Wall Street diperkiraakan akan bergerak variatif seiring diumumkannya pendapatan dari sejumlah perusahaan teknologi, seperti Twitter (TWTR.N), Microsoft Corp (MSFT.O), Alphabet (GOOGL.O) dan Apple Inc (AAPL.O).

Terlepas dari serangkaian hasil yang mengecewakan dari perusahaan, pendapatan pada kuartal III 2022 dilaporkan lebih baik dengan ekspektasi pertumbuhan untuk perusahaan S&P 500 sebesar 3,1 persen, naik dari 2,8 persen di awal pekan ini, tetapi masih jauh di bawah perkiraan 11,1 persen pada awal Juli 2022.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
8 hari lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

28 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

29 hari lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

1 bulan lalu

IHSG Diprediksi Lanjutkan Reli Pekan Depan, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal