The Fed Dikabarkan Bakal Rem Suku Bunga di Akhir Tahun, Wall Street Ditutup Menguat

Anggie Ariesta
Ilustrasi Bursa Wall Street. (Foto: Reuters)

Hal itu, meningkatkan harapan pelaku pasar bahwa bank sentral mungkin siap untuk mengadopsi sikap kebijakan yang kurang agresif demi meredam kinerja perusahaan yang memmburuk.

dalam laporannya, The Wall Street Journal menyebut beberapa pejabat The Fed mulai menyuarakan keinginan untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga dengan presentase yang lebih kecil pada Desember 2022.

Gubernur Federal Reserve San Francisco Mary Daly menggemakan sentimen itu dan mengatakan sudah waktunya untuk mulai berbicara tentang memperlambat laju kenaikan suku bunga untuk menghindari "penurunan paksa" terhadap ekonomi AS.

Selain itu, Gubernur Bank Federal Reserve Chicago Charles Evans menegaskan kembali sikapnya bahwa Fed harus membuat kebijakan sedikit di atas 4,5 persen pada awal tahun depan dan kemudian menahannya di sana.

Analis secara luas memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada NOvember 2022, yang sekaligus menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut sejak Agustus 2022. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Ungkap Pemicu Rupiah Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Siap Jaga Stabilitas

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Lanjutkan Reli Pekan Depan, Ini Faktor Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal