Trader Nilai Mekanisme FCA Pemantauan Khusus Buat Investor Bingung dan Bisa Berdampak ke Likuiditas

Dinar Fitra Maghiszha
ilustrasi saham di bursa usai kebijakan FCA (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Mekanisme perdagangan saham periodic full call auction (FCA) dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK) dinilai bisa memengaruhi likuiditas perdagangan. Pasalnya, hal itu dinilai membingungkan para investor.

Professional Trader & Trading Coach, Michael Yeoh mengatakan skema baru ini akan membuat bingung sebagian investor, sekaligus dikhawatirkan sulit untuk melepas sesuai harga yang diinginkan.

“Jadi ini membuat investor, terutama ritel menjadi kebingungan bagaimana menyikapinya dan yang perlu digarisbawahi adalah hilangnya likuiditas. Kita punya saham, kita tidak bisa jual, ini konsen ritel,” tutur Michael dalam Special Dialog iNews TV, dikutip Kamis (13/6/2024).

Michael menilai terdapat beberapa saham dengan bobot besar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masuk dalam PPK. Alhasil hal ini dikhawatirkan menjadi ‘pemberat’ bagi laju indeks komposit.

Salah satunya saham yang dimaksud PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Namun data terakhir menunjukkan BREN mengalami auto rejection atas (ARA) tiga hari bursa berturut-turut sejak Senin (10/6).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Menlu Sugiono Ajak Pebisnis dan Investor Slovakia Kerja Sama dengan Danantara 

Nasional
3 jam lalu

OJK Ungkap Aturan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Jumlah IPO

Nasional
3 jam lalu

OJK bakal Berkantor di BEI hingga Negosiasi dengan MSCI Rampung

Nasional
20 jam lalu

Ini Hasil Pertemuan BEI-OJK dengan MSCI usai IHSG Rontok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal