Wacana Kenaikan Tarif KRL Tuai Polemik, Kemenhub: Kami Tidak Tutup Telinga Terima Masukan

azhfar muhammad
KRL Commuter Line menurunkan penumpang di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. (Foto: Antara/Fakhri Hermansyah).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan siap menerima masukan terkait wacana kenaikan tarif KRL Commuter Line dari Rp3.000 menjadi Rp5.000 yang direncanakan berlaku mulai APril 2022. 

Seperti diketahui, wacana kenaikan tarif KRL Jabodetabek menuai polemik dari berbagai kalangan. Pengamat menilai wacana tersebut kurang tepat, mengingat kondisi ekonomi saat ini masih terdampak pandemi Covid-19. 

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati, mengatakan sampai saat ini pemerintah masih membahas rencana kenaikan tarif KRL dengan mempertimbangkan berbagai masukan dan tanggapan dari masyarakat. 

"Jadi dengan adanya polemik wacana naiknya harga KRL. Artinya kami sebenarnya dari pemerintah (kemenhub) telah mendengarkan apa yang menjadi  tanggapan dari masyarakat,  tentu kami tidak tutup telinga,” kata Adita Irawati, dalam Instagram Live dikutip, Jumat (21/1/2022). 

Dia menjelaskan, pemerintah dan regulator senantiasa mendengar semua masukan dan keluhan dari masyarakat selaku pengguna jasa terutama di masa pandemi Covid-19.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kemenhub Rampungkan Aturan Baru Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Segera Diumumkan

2 hari lalu

Kemenhub Pisahkan Kapal Angkut Barang dan Penumpang, Kejar Target Zero ODOL 2027

2 hari lalu

Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Tekan Harga Tiket Pesawat saat Libur Nataru

7 hari lalu

Kemenhub Kirim 2 Kapal Bantu Pencarian Korban Kapal Virgo, Dilengkapi Reefer Container

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal