Warga Hong Kong Berbondong-bondong ke China Setelah Perbatasan Dibuka

Jeanny Aipassa
Bendera China. (Foto: Reuters)

Hong Kong sangat terpukul oleh virus ini, dan pos pemeriksaan perbatasan darat dan lautnya dengan daratan sebagian besar telah ditutup selama hampir tiga tahun.  

Terlepas dari risiko infeksi baru, pembukaan kembali yang memungkinkan puluhan ribu orang yang telah melakukan pemesanan online sebelumnya untuk menyeberang setiap hari diharapkan dapat memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk sektor pariwisata dan ritel Hong Kong.

Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee, mengatakan pihak akan terus memperluas jumlah titik penyeberangan dari tujuh saat ini menjadi 14 penuh.

 “Tujuannya adalah untuk kembali secepat mungkin ke kehidupan normal pra-epidemi. Kami ingin mendapatkan kerja sama antara kedua belah pihak kembali ke jalurnya,” kata Lee.

Surat kabar Partai Komunis Global Times mengutip Tan Luming, seorang pejabat pelabuhan di Shenzhen di perbatasan dengan Hong Kong, mengatakan sekitar 200 penumpang diperkirakan akan naik feri ke Hong Kong, sementara 700 lainnya akan melakukan perjalanan ke arah lain, pada hari pertama pembukaan kembali.  

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
6 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
8 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal