Patahkan Dominasi Dollar, China Siapkan Kontrak Pembelian Minyak Berbasis Yuan

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

BEIJING - China berencana menyiapkan langkah besar dalam waktu dekat ini untuk menantang dominasi global dollar Amerika Serikat (AS).

Strategi baru ini adalah dengan memanfaatkan pasar energi di mana pemerintahan akan mengeluarkan kebijakan baru terkait patokan harga minyak mentah dalam beberapa bulan mendatang. Biasanya, kontrak pembelian minyak mentah menggunakan dollar AS yang saat ini memang mendominasi pasar global.

Nantinya kontrak tersebut akan menggunakan Yuan, mata uang China. Jika diadopsi secara meluas, maka akan sesuai harapan orang Tiongkok, yang menandai bahwa mata uangnya bisa menjadi paling kuat di dunia.

Sekadar informasi, China adalah importir minyak utama dunia. Karena itu, pemerintah China menganggap sebagai hal logis dengan menerapkan mata uangnya sendiri terhadap komoditas energi penting tersebut.

Selain itu, menjauhi dollar AS merupakan prioritas yang strategis bagi negara-negara seperti China dan Rusia. Keduanya memang tengah mengurangi kebergantungan mereka terhadap dollar AS.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
35 menit lalu

Banjir Nepal-China: Korban Hilang Melonjak Drastis Jadi 4.700 Orang, Hampir 1.000 Tewas

7 jam lalu

Kisah Banjir Nepal Hanyutkan Brankas Bank, Warga Curi Uang Miliaran Rupiah

11 jam lalu

261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

1 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 700 Orang, Baru 20 Jenazah Teridentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal