Patahkan Dominasi Dollar, China Siapkan Kontrak Pembelian Minyak Berbasis Yuan

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

BEIJING - China berencana menyiapkan langkah besar dalam waktu dekat ini untuk menantang dominasi global dollar Amerika Serikat (AS).

Strategi baru ini adalah dengan memanfaatkan pasar energi di mana pemerintahan akan mengeluarkan kebijakan baru terkait patokan harga minyak mentah dalam beberapa bulan mendatang. Biasanya, kontrak pembelian minyak mentah menggunakan dollar AS yang saat ini memang mendominasi pasar global.

Nantinya kontrak tersebut akan menggunakan Yuan, mata uang China. Jika diadopsi secara meluas, maka akan sesuai harapan orang Tiongkok, yang menandai bahwa mata uangnya bisa menjadi paling kuat di dunia.

Sekadar informasi, China adalah importir minyak utama dunia. Karena itu, pemerintah China menganggap sebagai hal logis dengan menerapkan mata uangnya sendiri terhadap komoditas energi penting tersebut.

Selain itu, menjauhi dollar AS merupakan prioritas yang strategis bagi negara-negara seperti China dan Rusia. Keduanya memang tengah mengurangi kebergantungan mereka terhadap dollar AS.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Internasional
4 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Buletin
4 hari lalu

Selat Hormuz Ditutup, Presiden Prabowo Panggil Bahlil Bahas Nasib Stok BBM Nasional

Nasional
5 hari lalu

Menko Airlangga Soroti Lonjakan Harga Minyak hingga Pangan Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal