Analisa IMF Bank Sulit Dapat Untung hingga 2025

Okezone
Berdasarkan simulasi IMF sebagian besar sektor perbankan (berdasarkan aset) rawan gagal menghasilkan keuntungan (di atas biaya ekuitas) hingga 2025. (Foto: IMF)

Dalam jangka menengah, IMF juga mewaspadai bank-bank yang mencari cara atas kerugian yang hilang dengan mengambil risiko yang berlebihan. "Jika demikian, kerentanan dapat dibangun dalam sistem perbankan, menabur benih masalah di masa depan," katanya.

IMF memberikan solusi kepada para pemangku kebijakan, antara lain menerapkan sejumlah kebijakan untuk membantu mengurangi kerentanan yang timbul dari pengambilan risiko yang berlebihan. Memastikan aliran kredit yang memadai bagi ekonomi, termasuk penghapusan hambatan struktural untuk konsolidasi bank

Kemudian, menggabungkan skenario lingkungan dengan tingkat bunga rendah pada penilaian dan pengawasan risiko bank. Menggunakan kebijakan makroprudensial untuk menjinakkan insentif bank demi mengantisipasi risiko berlebih.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 hari lalu

6 Model Sofa Minimalis Tren 2026, Bikin Ruang Tamu Makin Estetik!

31 hari lalu

AI dan Deepfake Makin Canggih, KADIN Minta Perbankan Perkuat Keamanan Siber

2 bulan lalu

Mengapa Furnitur Premium Lebih Awet? Ini 4 Faktor yang Membuatnya Tahan Bertahun-tahun

3 bulan lalu

Cadangan Devisa RI Capai 146,2 Miliar Dolar AS, BI Sebut Lampaui Standar IMF

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal