Analisa IMF Bank Sulit Dapat Untung hingga 2025

Okezone
Berdasarkan simulasi IMF sebagian besar sektor perbankan (berdasarkan aset) rawan gagal menghasilkan keuntungan (di atas biaya ekuitas) hingga 2025. (Foto: IMF)

Dalam jangka menengah, IMF juga mewaspadai bank-bank yang mencari cara atas kerugian yang hilang dengan mengambil risiko yang berlebihan. "Jika demikian, kerentanan dapat dibangun dalam sistem perbankan, menabur benih masalah di masa depan," katanya.

IMF memberikan solusi kepada para pemangku kebijakan, antara lain menerapkan sejumlah kebijakan untuk membantu mengurangi kerentanan yang timbul dari pengambilan risiko yang berlebihan. Memastikan aliran kredit yang memadai bagi ekonomi, termasuk penghapusan hambatan struktural untuk konsolidasi bank

Kemudian, menggabungkan skenario lingkungan dengan tingkat bunga rendah pada penilaian dan pengawasan risiko bank. Menggunakan kebijakan makroprudensial untuk menjinakkan insentif bank demi mengantisipasi risiko berlebih.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kemenkeu Pastikan Dana SAL Rp299 Triliun Tetap di Himbara hingga Juli 2027

8 hari lalu

Prabowo Ungkap Alasan Pangkas TKD: Banyak Pemda Tak Gunakan Anggaran dengan Baik

15 hari lalu

Warga RI Berusia 17 Tahun bakal Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50.000

24 hari lalu

Prabowo Tolak Tawaran IMF: Indonesia Tak Mau Tambah Utang, Pilih Perkuat Ekonomi Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal