Ini Tiga Alasan BI Naikkan Suku Bunga Acuan

Isna Rifka Sri Rahayu
Gubernu Bank Indonesia Agus Martowardojo. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan ke level 4,5 persen setelah terus mempertahankan di level 4,25 persen delapan bulan berturut-turut. Kenaikan ini tentu dengan mempertimbangkan beberapa aspek guna menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya perlu menjaga perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian global yang cukup tinggi di pasar keuangan dunia. Termasuk adanya kondisi normalisasi (rebalancing) likuiditas aliran dana global dari negara berkembang ke Amerika Serikat (AS).

Normalisasi ini disebabkan oleh kenaikan Fed Fund Rate yang diperkirakan lebih cepat membuat negara-negara maju mengarah pada normalisasi dalam kebijakan moneternya. Oleh karena itu, bunga yang tinggi di negara-negara global akan terealisasi secara bertahap.

"Untuk itu kita memutuskan untuk mengeluarkan bauran kebijakan ini. Di antara bauran kebijakan ini juga ada policy rate (suku bunga acuan)," kata dia saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (18/5/2018).

Untuk itu, BI merespons normalisasi tersebut dengan melakukan bauran kebijakan operasional moneter guna menjamin likuiditas di pasar valuta asing maupun pasar uang. "Kami juga merespons dengan koordinasi yang erat dengan pemerintah dan otoritas terkait bahwa reformasi struktural akan terus berlanjut," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9%, Tembus 439,8 Miliar Dolar AS pada April 2026

57 tahun lalu

Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah Hadapi Gejolak Ekonomi

57 tahun lalu

Dasco Apresiasi Terobosan Baru BI Perkuat Rupiah, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

57 tahun lalu

Luhut soal BI Rate Naik: Fundamental Ekonomi RI Masih Oke, tapi Perlu Ada Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal