Investasi Bodong Timbulkan Kerugian Rp117,5 Triliun, Bagaimana Nasib Dana Para Korban?

Athika Rahma
Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing. (istimewa)

"Kami tidak pernah menerima pengaduan korban binary dan robot trading ini dari pendapatan menengah ke bawah, makanya mereka ini yang jadi korban punya akses, pengetahuan, tapi tidak peduli, makanya mereka harus berubah mindsetnya," ujar Tongam.

Dia menjelaskan, keuntungan yang menggiurkan membuat para korban terlena meskipun tidak masuk akal secara perhitungan. Hal ini sebenarnya menjadi ciri paling nyata investasi bodong dan seharusnya bisa dipahami masyarakat.

"Mungkin dulu Bapak Ibu ingat MeMiles, kita topup Rp7 juta dapat Fortuner darimana akal sehat kita menerima itu? Tapi ratusan ribu orang ikut. Lalu bayar mobil Rp 50 juta dapat Rp150 juta, tidak masuk akal," tutur Tongam.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Seluruh Korban Longsor Sampah Bantargebang Ditemukan, 7 Tewas, 6 Selamat

Megapolitan
6 hari lalu

DLH DKI Pastikan Korban Longsor TPST Bantargebang Dapat Santunan, Biaya Pengobatan Ditanggung

Megapolitan
6 hari lalu

Korban Tewas Longsor TPST Bantargebang Bertambah Jadi 4 Orang, 2 Selamat

Megapolitan
7 hari lalu

TPST Bantargebang Longsor, Sejumlah Truk Sampah dan Warung Diduga Tertimbun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal