Investasi Bodong Timbulkan Kerugian Rp117,5 Triliun, Bagaimana Nasib Dana Para Korban?

Athika Rahma
Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing. (istimewa)

"Kami tidak pernah menerima pengaduan korban binary dan robot trading ini dari pendapatan menengah ke bawah, makanya mereka ini yang jadi korban punya akses, pengetahuan, tapi tidak peduli, makanya mereka harus berubah mindsetnya," ujar Tongam.

Dia menjelaskan, keuntungan yang menggiurkan membuat para korban terlena meskipun tidak masuk akal secara perhitungan. Hal ini sebenarnya menjadi ciri paling nyata investasi bodong dan seharusnya bisa dipahami masyarakat.

"Mungkin dulu Bapak Ibu ingat MeMiles, kita topup Rp7 juta dapat Fortuner darimana akal sehat kita menerima itu? Tapi ratusan ribu orang ikut. Lalu bayar mobil Rp 50 juta dapat Rp150 juta, tidak masuk akal," tutur Tongam.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

5 hari lalu

Menhub Ungkap Kondisi KM Virgo Transport 8: Terbalik tapi Belum Tenggelam

11 hari lalu

Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional, 1.355 Orang Tewas akibat Banjir Bandang

12 hari lalu

Dahsyat! Kerugian Rata-Rata akibat Bencana Alam Global Capai Rp8.000 Triliun Setiap Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal