Ketika Rakyat Menjerit, OJK Harus Berlari Lebih Cepat

Yunaldi Libra
Ilustrasi, Kasus jerat pinjol dan kejamnya debt colletor perusahaan leasing menjadi video viral hampir di semua sosial media. (Foto: Istimewa).

"Saya pinjam untuk bantu orangtua sakit, tapi malah jadi korban teror," katanya. 

Sarah akhirnya melapor ke OJK melalui layanan 157. Setelah dua bulan mediasi, sarah dapat keringanan utang pokok saja sesuai imbauan OJK. 

Namun proses panjang yang dilaluinya, membuat ia harus kehilangan pekerjaan sampingan karena gangguan mental. Sarah adalah bagian dari 1.081 korban pinjol ilegal Januari-Maret 2025, dimana 61% diantaranya adalah perempuan.

Kasus lainnya terjadi pada HZ di wilayah Depok Jawa Barat. Pengemudi ojek online ini berhadapan dengan empat debt collector yang ingin menarik paksa motornya. 

Dalam wawancaranya dengan salah satu portal media nasional pada 6 Agustus 2025 lalu, HZ menceritakan kalau dirinya sedang mengantar penumpang, saat tiba-tiba empat pria yang mengaku dari perusahaan leasing, memblokir jalan dan menarik motornya tanpa mediasi. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 bulan lalu

Eks Bos Pinjol Investree Adrian Gunadi Langsung Ditahan usai Dipulangkan dari Qatar

10 bulan lalu

Breaking News: Buronan OJK Bos Pinjol Investree Adrian Gunadi Ditangkap!

1 hari lalu

OJK Sebut Penempatan SAL Rp381 Triliun Tak Lagi Jadi Polemik di KSSK: Nggak Perlu Diperdebatkan Lagi

13 hari lalu

OJK Bongkar Modus Henry Surya Gelapkan Ratusan Miliar Uang Nasabah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal