Rupiah Menguat ke Rp14.853 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Advenia Elisabeth
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 23 poin di level Rp14.853 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (9/8/2022). (Foto: dok iNews)

Sementara dari sisi internal, Ibrahim menuturkan, penguatan rupiah dipicu dorongan dari utang Indonesia yang naik menjadi Rp7.123,62 triliun. 

"Utang pemerintah sebesar Rp7.123,62 triliun itu merupakan utang produktif. Di mana utang tersebut digunakan untuk pembangunan jalan tol dan tentu utangnya akan dikembalikan kepada pemberi pinjaman," kata Ibrahim.

Lebih lanjut dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Rabu (10/8/2022), mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.830-Rp 14.890. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

BI Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Menyusut jadi 146,2 Miliar Dolar AS di April 2026  

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Nasional
2 hari lalu

Purbaya: Saya Sebal Sama yang Bilang gegara Fiskal Rupiah Jeblok!

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal