SWI Sebut Kerugian Akibat Investasi Bodong Capai Rp117 Triliun, Ini yang Harus Diperhatikan Investor

Michelle Natalia
SWI mencatat jumlah kerugian masyarakat akibat investasi bodong atau ilegal telah mencapai Rp117,5 triliun pada periode 2011-2022. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat jumlah kerugian masyarakat akibat investasi bodong atau ilegal telah menembus Rp100 triliun. Adapun SWI menangani dan memberantas entitas pinjaman dan investasi online ilegal.

"Kalau kita lihat kerugian masyarakat mulai 2011-2022 itu mencapai Rp117,5 triliun ruginya," ujar Ketua SWI Tongam L Tobing dikutip, Selasa (2/3/2022).

Dikutip dari sikapiuangmu.ojk.go.id, sebelum memutuskan berinvestasi, terdapat dua hal utama yang wajib dipahami oleh masyarakat (investor), yaitu tingkat imbal hasil yang ditawarkan (return) dan tingkat risiko (risk). Untuk itu, setiap investor perlu mengenali profil risiko masing-masing sebelum berinvestasi, sehingga dapat memilih instrumen investasi yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

Permasalahannya adalah bahwa masyarakat atau investor seringkali hanya memperhatikan tingkat imbal hasil yang ditawarkan (return) namun lupa atau kurang memperhatikan tingkat risiko yang mungkin dihadapi jika memilih investasi dimaksud.

Kenyataan inilah yang menjadi salah satu penyebab makin maraknya kasus penipuan dan korban penawaran investasi yang diduga ilegal kepada masyarakat. Masyarakat tergiur oleh janji hasil investasi, tapi kurang memperhatikan dan memahami tingkat risikonya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Waspadai Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang, OJK Minta Pinjol Cek Kemampuan Bayar Pengguna

8 hari lalu

OJK Sudah Prediksi IHSG Anjlok ke 5.000 saat Reformasi Pasar Modal, Begini Antisipasinya

9 hari lalu

OJK Buka Suara soal Rencana Satu Bank Konvensional Jadi Bank Syariah pada 2027

9 hari lalu

Respons OJK soal Wacana Bayar Gaji dan Pensiunan PNS Lewat Koperasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal