Transaksi DNDF Tembus 115 Juta Dolar AS, BI: Dorong Penguatan Rupiah

Isna Rifka Sri Rahayu
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Pasalnya, perkembangan nilai tukar rupiah ini telah sesuai dengan mekanisme pasar di mana pasokan dan permintannya terpenuhi dengan baik. Hal ini, menurutnya, merupakan kontribusi dari perbankan, korporasi, hingga pemodal asing yang aktif bertransaksi di pasar uang.

"Kami berterima kasih ke perbankan, korporasi, sejumlah pemodal asing pun transaksi di DNDF itu jadi ingin kami sampaikan," ucapnya.

Selain itu, faktor global juga turut memengaruhi kestabilan rupiah. Salah satunya, meredanya ketegangan perang dagang antara AS dan China yang selama ini membuat ketidakpastian global.

"Maupun juga beberapa faktor lain ekonomi China baik faktor global maupun domestik yang mendorong nilai tukar rupiah menguat. Stabilitasi ini semuanya sekali lagi sesuai dengan mekanisme pasar," tutur dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

BI: Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp7.152 Triliun per November 2025

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp16.865 per Dolar AS

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Optimistis Rupiah Menguat dalam 2 Minggu: Nggak Usah Takut, Fondasi Kita Kuat

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Anjlok ke Rp16.860 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal