Wall Street Berakhir Variatif, Indeks Dow Tergelincir ke Zona Merah

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

"Tapi kami pikir penting untuk melihat sisi lain dalam teknologi. Kelemahannya adalah didorong oleh pertumbuhan yang lebih lambat di sektor TI konsumen, tetapi prospek untuk sektor TI perusahaan, yang membentuk mayoritas teknologi global, lebih kuat."

Saham Foot Locker naik 14,9 persen setelah perusahaan melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan pada Selasa. Pertumbuhan penjualan sektor ritel sejauh ini melampaui ekspektasi analis. Perusahaan ritel lain seperti L Brands dan Office Depot penjualannya meningkat menjelang Black Friday, salah satu hari belanja tersibuk tahun ini di AS.

Dalam data ekonomi, pesanan barang tahan lama turun 4,4 persen pada Oktober, lebih dari yang diperkirakan. Ini juga menandai penurunan ketiga dalam empat bulan terakhir. Sementara itu, klaim pengangguran mingguan naik ke lebih dari empat bulan minggu lalu.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Keuangan
9 bulan lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Kembali Terkoreksi, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis
11 bulan lalu

Sosok Liang Wenfeng, Pemilik Platform AI DeepSeek yang Guncang Saham Amerika

Keuangan
1 tahun lalu

IHSG Hari Ini Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Cek Rekomendasi Sahamnya

Bisnis
1 tahun lalu

Kapitalisasi Pasar Nvidia Ambles Rp4.340 Triliun, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal