10 Hari Kuasai Afghanistan, Taliban Justru Menghadapi Krisis Ekonomi dan Kekuasaan

Jeanny Aipassa
Juru bicara Taliban, Suhail Shaheen (tengah). (Foto: Anadolu)

2. Mata uang Afghanistan anjlok karena hilangnya kepercayaan internasional terhadap kepemimpinan Taliban. Uang beredar pun menjadi sedikit, bahkan sebagian besar mesin ATM kehabisan stok uang karena bank-bank tutup. 

3. Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional International Monetary Fund/IMF) menyatakan menghentikan pinjaman. 

4. Negara-negara pendonor seperti Amerika Serikat (AS) dan Jerman, juga sejumlah lembaga kemanusiaan mengumumkan berhenti mengirim bantuan asing ke Afghanistan. 

5. Cadangan devisa bank sentral Afghanistan, Da Afghanistan Bank (DAB), dibekukan AS dan negara-negara G-7. 

6. Perusahaan transfer internasional, yakni Western Union dan MoneyGram menangguhkan layanan di Afghanistan, yang secara efektif memotong pasokan uang keluarga dari luar negeri juga.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
17 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

All Sport
18 hari lalu

Indonesia–Afghanistan Jajaki Kerja Sama Futsal, FFI Buka Peluang hingga Olimpiade

Internasional
2 bulan lalu

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas

Internasional
3 bulan lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal