Ada La Nina, Kementan Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir 2020

Fadel Prayoga
Produksi beras sepanjang 2020 diperkirakan masih sangat aman. (Foto: SINDO)

Dari angka produksi tersebut, kata dia, kebutuhan konsumsi masyarakat dari Januari-Juni 2020 mencapai 15,17 juta ton. Lalu, didapatlah stok beras mencapai 7,83 juta ton. Untuk menaikkan akselerasi produksi beras, program percepatan produksi juga digulirkan.

Periodenya mulai April hingga September 2020 dengan luas lahan riil 5.621.074 hektare. Hasilnya, produksi beras dari Juli hingga Desember 2020 diprediksi 12,5-15 juta ton. Bila dijumlahkan seluruhnya, produksi dan setok beras pada MT-II 2020 mencapai 22,09 juta ton.

"Terkait pangan, semuanya tetap positif. Sekali lagi, stok beras tetap aman hingga akhir 2020. Beragam upaya terus dilakukan untuk menaikan produktivitasnya. Beragam percepatan juga dilakukan," kata dia. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

235 Gempa Susulan Guncang NTT usai Gempa M7,7, Terbesar M6,2

1 hari lalu

RI Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia, Mentan Pastikan Tak Ganggu Kebutuhan Dalam Negeri

2 hari lalu

Dampak Gempa M 7,7 NTT, Pelabuhan Maumere hingga Hotel di Labuan Bajo Rusak

2 hari lalu

Guncangan Kuat Gempa M 7,7 NTT: Warga Panik Berlarian, Satu Orang Tertimbun Bangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal