BKN Temukan 97.000 Data ASN Misterius di 2014, Gaji Dibayar tapi Gak Ada Orangnya

Dita Angga
Aparatur sipil negara (ASN).

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengungkapkan, data aparatur sipil negara (ASN) baru di-update atau dimutakhirkan dua kali hingga saat ini. Dari update data itu, ditemukan banyak data palsu dan mistrius.

Update data pertama baru dilakukan pada 2002. Bahkan update data tersebut dilakukan secara manual. 

“Itu dilakukan melalui pendataan ulang pegawai negeri sipil (PUPNS) dengan sistem yang masih manual. Diperlukan waktu yang lama dan biaya yang sangat besar untuk melakukan PUPNS yang pertama tahun 2002,” kata dia, Senin (24/5/2021).

Bima menuturkan, dengan proses yang lama tersebut ditemukan data PNS banyak yang palsu.  

“Proses yang lama itu tidak menghasilkan data yang sempurna. Masih banyak yang perlu dimutakhirkan, dilengkapi. Bahkan masih banyak data yang palsu,” ungkapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

57 tahun lalu

Prabowo soal Gaji Guru dan PNS Tak Bisa Baik: Uangnya Nggak Ada

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Belum Bisa Naik

57 tahun lalu

Ketua KPK Sentil Mentalitas ASN soal Pelayanan Publik Bisa Dipersulit: Akhirnya Ada Pungli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal