Ekonom Berharap Pemerintah Terus Salurkan Bansos

Aditya Pratama
Kalangan ekonom menilai kontraksi ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 tidak bisa terhindarkan akibat pandemi Covid-19. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Kalangan ekonom menilai kontraksi ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 tidak bisa terhindarkan akibat pandemi Covid-19. Tak hanya itu, kontraksi ekonomi di Tanah Air juga diprediksi masih berlanjut hingga kuartal III 2020 dan bisa menyebabkan resesi ekonomi.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah memastkan perekonomian Indonesia akan terkontraksi pada kuartal II, yaitu pada April hingga Juni. Kontraksi ini ditandai dengan adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau pengangguran dan juga kemiskinan.

"Ini tidak bisa dicegah lagi, yang bisa dilakukan adalah mengurangi dampak sosialnya dengan menyalurkan bantuan sosial," ujar Piter saat dihubungi, Minggu (19/7/2020).

Untuk kuartal III pada Juli hingga September, Piter memperkirakan laju ekonomi Indonesia yang negatif tidak dapat dihindari. Karena itu, yang bisa dilakukan pemerintah dengan menahan agar kontraksinya tidak terlalu dalam.

"Itu sudah dilakukan dengan memberikan bantuan kepada dunia usaha dalam program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), serta pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Health
5 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
5 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
5 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
5 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal