Ekonom Ungkap Tantangan Industri Jasa Keuangan di 2023

Atikah Umiyani
Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah Redjalam. (Foto: Ist)

"Terkait hal ini kebijakan inovatif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bersifat counter cyclical sangat diharapkan," kata dia.

Dia mengatakan, OJK telah menunjukkan kemampuannya mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang cukup membantu perekonomian selama pandemi. 

"Tidak berlebihan apabila kita kembali berharap bahwa OJK juga mampu mengeluarkan kebijakan-kebijakan terobosan yang akan memaksimalkan pertumbuhan ekonomi pascapandemi," tuturnya.

Piter mengatakan, Industri Jasa Keuangan terbukti telah cukup tangguh dan mampu bertahan di tengah badai pandemi pada tahun 2020-2021. Indikator-indikator penting sektor keuangan terjaga baik, mulai dari NPL/NPF yang terjaga dibawah 5 persen, DPK yang terus tumbuh di atas rata-rata, dan permodalan yang senantiasa kuat di atas threshold yang ditetapkan oleh OJK. 

"Tingginya pertumbuhan DPK khususnya di perbankan selama periode 2020-2021 menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor keuangan tidak terganggu meskipun perekonomian terdampak negative oleh pandemi," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Usul M Sarjito Jadi Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

2 hari lalu

Bukan Cuma Upacara, Warga di Istana Disuguhi Jamuan Rakyat HUT ke-81 RI

3 hari lalu

Partai Perindo Dorong UMKM dan Pendidikan Jadi Kunci Kesejahteraan di HUT Ke-81 RI

4 hari lalu

Pemerintah Targetkan Investasi RI Rp2.322 Triliun di 2027, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal